Agar Sapi Tumbuh Sehat, Ketahui Siklus Pertumbuhan Sapi dari Lahir sampai Dewasa

Agar Sapi Tumbuh Sehat, Ketahui Siklus Pertumbuhan Sapi dari Lahir sampai Dewasa

Bagi peternak memilih sapi terbaik diawal sangat disarankan. Sebab bibit unggul asalnya dari tetua yang unggul pula. Namun adakalanya dalam masa pertumbuhan mengalami beberapa hambatan. Misalnya terlambat kawin pertama karena bobot tidak tercukupi saat masa siap kawin. Maka dari itu, peternak perlu memerhatikan siklus pertumbuhan sapi dari lahir sampai dewasa. Simak disini.

Perhatikan Manajemen Pertumbuhan Sapi

1.Usia 0-3 Minggu

Jika indukan berasal dari bibit unggul, maka pedet yang dihasilkan baik. Pedet sehat akan lahir dengan bobot 31,5 kg sampai 51,5 kg. Kondisi bulu mengkilat, fisik tanpa cacat, serta tidak ada kelainan lainnya. Ketika lahir peternak harus memeriksa alat pernafasan pedet sesegera mungkin. Kemudian memotong tali pusar dan menyisakan 2 cm dari pangkal pusar, lalu diberi yodium tintur 10%.

Selanjutnya tempatkan pedet di kandang khusus dan pisahkan dari induknya. Berikan kolostrum kurang lebih 1 jam setelah lahir. Kolostrum ini adalah susu yang keluar dari induk setelah melahirkan. Dalam kolostrum terdapat zar antibodi untuk pedet. Hal ini berfungsi untuk melindungi pedet dari infeksi. Jumlah pemberian kolostrum ialah 10% dari bobot saat lahir.

2.Usia 4-5 Minggu

Pertumbuhan sapi dari lahir sampai dewasapada usia ini mulai sedikit tampak. Ditandai dengan fungsi rumen yang berkembang. Rumen ini berpengaruh pada jenis dan volume pakan yang akan diberikan. Semakin terbentuk rumen pedet, maka lebih mudah melakukan penggemukan. Oleh karenanya, mulai berikan makan-makanan padat ke pedet di usia ini.

Pertumbuhan Sapi dari Lahir sampai Dewasa
Pertumbuhan Sapi dari Lahir sampai Dewasa

Untuk merangsang perkembangan rumen, peternak bisa memberikan makanan padat pemula yaitu calf starter dan rumput kering. Makanan jenis ini dapat diperkenalkan ke anak sapi saat umur 5 hari. Pakan pemula harus mempunyai kadar energi, gizi tinggi, dan protein kasa minimal 18%. Selain itu berikan air minum bersih dan segar, wadahnya wajib dibersihkan setiap hari.

3.Usia 5-6 Minggu

Ketika pedet usia 6 minggu umumnya bobot badan sekitar 55 kg. Pada pertumbuhan sapi dari lahir sampai dewasa ini kemampuan pedet mencerna makanan sudah seimbang. Baiknya diberikan pakan formula 0,5 kg dan rumput kering sekitar 0,4 kg.

4.Usia 6 Minggu-3 Bulan

Beberapa perubahan fisik sudah mulai terlihat pada pedet. Seperti badan tegak berdiri, bobot badan mencapai 83 kg, namun nafsu makan mulai kendur. Solusinya ganti makanan formula ke pakan konsentrat dengan protein kasar sekitar 16%. Pergantian pakan ini tidak secara langsung, melainkan bertahap selama 1 minggu.

Baca Juga Dijamin Efektif! Berikut Manfaat Gula Merah Untuk Penggemukan Sapi

5.Usia 7-12 Bulan

Pada usia ini pedet mengalami pertumbuhan pesat, asalkan perawatan dan pemberian makan tertata. Dimulai saat masuk usia 7 bulan nafsu makan pedet semakin meningkat. Sayangnya organ pencernaan belum mumpuni, maka berikan konsentrat 1,5 kg per hari. Masuk usia 12 bulan fisik sudah sempurna dan tampak sehat.

6.Usia 13-30 Bulan

Pertumbuhan sapi dari lahir sampai dewasa dibilang berhasil tidaknya di usia ini. Sejak umur 1,5 tahun pembentukan sintesis daging sangat bagus, organ tubuh lain juga dalam keadaan sehat. Idealnya di usia ini sudah bisa diperjual belikan. Lalu saat masuk usia 2,5 tahun sapi juga sudah boleh dikawinkan.

Beternak sapi sebenarnya susah-susah gampang, tergantung dari keuletan peternak. Mengingat masa pertumbuhan sapi agak lama dibandingkan lainnya. Selain itu, cara perlakuannya juga sedikit spesial. Oleh karena itu, butuh kesabaran dan telaten agar sapi menghasilkan bibit unggul pasca masa kawin. Semakin baik perawatan, daging yang dihasilkan juga memberikan keuntungan.

sena

One thought on “Agar Sapi Tumbuh Sehat, Ketahui Siklus Pertumbuhan Sapi dari Lahir sampai Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *